Pawang hujan sejati
bukan hanya memindah hujan,
tetapi mampu memanggil dan menghentikannya sesuai keharmonisan alam.
Jika seseorang hanya memindah hujan,
tanpa pernah bisa mendatangkan hujan,
maka itu belum tentu laku,
bisa jadi sekadar kebetulan waktu dan arah angin.
Dalam kearifan leluhur:
Menggeser hujan → bisa terjadi karena membaca tanda alam
Menghadirkan hujan → butuh keselarasan batin, waktu, dan restu semesta
Ilmu bukan soal pamer kuasa,
tapi rukun dengan kehendak alam.

Komentar
Posting Komentar